Sabtu, 31 Juli 2010

10 Film Yang Paling Membingungkan

Survey menilai film Vanilla Sky adalah juara untuk film-film yang paling membingungkan.
Survey yang diadakan oleh komunitas pecinta film di Los Angeles, Amerika Serikat bernama Film Enthusiast, meletakkan Vanilla Sky di posisi teratas sebagai film yang paling membuat frustasi dan membingungkan dari 10 film.
Vanilla Sky adalah film yang diperankan oleh Tom Cruise, Penelope Cruz, dan Cameron Diaz.
Film yang digarap tahun 2001 ini mengambil cerita eksplorasi realitas yang diaduk dengan mimpi dan ilusi. 
Hal yang membingungkan penonton disaat batas antara kenyataan dan ilusi sangat tipis.
Posisi kedua adalah film drama Mulholland Drive yang diperankan oleh aktris Naomi Watts tahun 2001.
Di bawah ini adalah daftar 10 film yang paling membuat frustasi dan membingungkan.

1. Vanilla Sky
2. Mulholland Drive
3. Donnie Darko
4. The Matrix Revolutions
5. Memento
6. Twelve Monkeys
7. Eternal Sunshine Of The Spotless Mind
8. 2001: A Space Odyssey
9. Revolver
10. A Clockwork Orange
(Daily Mail/Foto Ist)

Jumat, 30 Juli 2010

Salt : Terjebak Konspirasi Antar Negara

Sebelum resmi menjadi anggota CIA, Evelyn Salt (Angelina Jolie) telah bersumpah untuk selalu setia pada tugas, kehormatan dan negara dan sumpah inilah yang kemudian menjadi pernyataan ketika tiba-tiba saja ada orang yang mengklaim bahwa Evelyn sebenarnya adalah agen Rusia yang punya misi menghancurkan Amerika. Terjebak sebuah konspirasi, tak ada pilihan buat Evelyn selain berjuang sendiri untuk membersihkan nama baiknya.

Orlov (Daniel Olbrychski) yang sedang diinterogasi menyebutkan bahwa memang ada misi yang disebut Day X. Misi ini bertujuan membunuh Presiden Rusia yang sedang mengunjungi Amerika Serikat dan yang akan bertugas sebagai pembunuh adalah Evelyn Salt. Hasil analisa gelombang otak menyatakan bahwa Orlov jujur yang artinya Salt memang agen ganda. Sadar kalau dalam bahaya, Salt lantas melarikan diri. Di saat yang sama, Orlov juga berhasil lolos dari CIA dan makin memperkuat dugaan bahwa Salt memang terlibat.

Keesokan harinya, Salt berhasil memasuki gereja yang digunakan untuk penghormatan terakhir pada mendiang wakil presiden AS. Di saat yang sama Presiden Rusia juga hadir dalam acara itu. Tanpa diduga, Salt kemudian membunuh sang Presiden. Bukannya melarikan diri, Salt malah menyerahkan diri namun kemudian meloloskan diri lagi. Dalam sekejap, Salt yang semula adalah agen CIA menjadi buronan nomor satu di Amerika Serikat. Siapa sebenarnya Evelyn Salt? Apakah masa lalunya saat tinggal di Uni Soviet adalah bagian dari semua ini?

Semua orang tahu kalau Angelina Jolie cantik dan mau tak mau itu adalah salah satu daya tarik dari film ini. Tapi jangan salah, bukan hanya itu yang bakal dieksploitasi Phillip Noyce lewat film ini. SALT adalah film action namun punya sentuhan yang berbeda dengan kebanyakan film action yang renyah namun tak pernah membuat kenyang. Dari naskah yang ditulis Kurt Wimmer dan Brian Helgeland, Phillip mampu mengubahnya menjadi sebuah tontonan yang membuat penasaran tapi sekaligus tegang karena aksi laga yang disajikannya.

Bisa dibilang, dari awal hingga akhir, Angelina Jolie nyaris tak pernah berhenti untuk menarik nafas. Adegan demi adegan dirangkai sangat rapat seolah tak mau menurunkan tensi sedikitpun. Tapi di saat mata dimanjakan dengan serangkaian adegan tadi, masih ada pertanyaan yang tak terjawab, "Who is Salt?" Karena itu pula film ini jadi menarik.Soal akting, ini bukan film drama dan memang tak kita tak bisa menuntut lebih. Tapi secara global, baik Angelina, Liev Schreiber, maupun Chiwetel Ejiofor, bermain cukup cantik. Kalaupun ada yang terasa kurang relevan mungkin adalah usaha untuk mengangkat kembali isu cold war yang memang sudah basi. Karena itu pula 'sentuhan' Middle East lantas disisipkan.
 
Pemain: Angelina Jolie, Liev Schreiber, Chiwetel Ejiofor, Daniel Olbrychski
Kategori          :    Aksi
Tanggal rilis     :    July 23, 2010
Sutradara        :    Phillip Noyce
Skenario          :    Kurt Wimmer, Brian Helgeland
Produser         :    Lorenzo di Bonaventura, Sunil Perkash
Distributor       :    Columbia Pictures
Durasi            :    100 minutes
Anggaran        :    US$130 juta
Situs resmi       :    www.whoissalt.com

Sumber : www.kapanlagi.com

Kamis, 29 Juli 2010

Pedoman Singkat Bercocok Tanam Kubis

I. VARITAS
  1. Kubis krop (telur), terkenal dengan sebutan kubis putih, antara lain : varitas hybrid 21, K-K cross, K-Y cross, R.V.E. Yooshin, Pujon, Segon, dan lain-lain.
  2. Kubis daun atau kubis stek, seperti jenis Arga-lingga, Wonosobo dan lain-lain.
  3. Kubis tunas atau kubis babat (Brusselsprout).
  4. Kubis berumbi, seperti Kolrabi.
  5. Kubis bunga, yang banyak ditanam ialah kultivar "Cirateun".
II. BERCOCOK TANAM

Tinggi tempat yang cocok untuk bertanam kol adalah 1000 — 3000 m diatas permukaan laut, suhu rendah dan pH 6 — 7.
Kubis hybrid K-K cross dan K-Y cross dapat di tanam didataran rendah sampai ± 30m di atas permukaan laut.

Pesemaian

— Biji (benih) ditanam dipersemaian, yang tanahnya telah diberi pupuk kandang. Diberi atap miring kearah Barat dan menghadap kearah Timur.
— Bibit dibumbung pada umur 2 minggu dengan daun pisang atau pot plastik.

Penanaman
— Tanah yang akan ditanami dicangkul dan diberi pupuk kandang 20 ton per Ha, yang diberikan pada lobang-lobang tanaman pada waktu 2 — 4 minggu sebelumnya.
— Jarak antara lobang tanaman 50 cm dan antara barisan 80 cm.
— Bibit ditanam dikebun pada umur 1 — 1,5 bulan (telah berdaun 3 — 4 helai).

III. PEMUPUKAN

a. Dosis pupuk
— pemupukan I (pertama)
4 gr. Urea Pusri pertanaman
4 gr. TSP pertanaman
2 gr. KCL pertanaman

— pemupukan II (kedua).
4 gr. Urea Pusri pertanaman
4 gr. TSP pertanaman
2 gr. KCL pertanaman

— Untuk setiap Ha diperlukan
200 kg Urea Pusri
200 kg TSP
100 kg KCL

Catatan : 2 gram pupuk = ± 1/2 sendok teh.

b. Waktu pemupukan

— pemupukan pertama dilakukan 2 minggu setelah tanam
— pemupukan kedua dilakukan 2 minggu setelah pemupukan pertama.
— pemberian pupuk sebaiknya dilakukan bersam-sama dengan penyiangan.

c. Cara pemupukan.

— Buatlah lobang pupuk disekeliling tanaman dengan jarak 5 cm dari tanaman dan sedalam ± 3 - 5 cm.
— Pupuk Urea Pusri, TSP dan KCL diberikan bersama-sama kedalam lobang pupuk, dan kemudian ditutup kembali dengan tanah.

Catatan :
— Pencampuran Urea, TSP & KCL hanya boleh apabila segera dilakukan pemupukan.

IV. PEMELIHARAAN

— Pesemaian usahakan tetap basah, tetapi jangan sampai tergenang.
— Rumput pengganggu dibersihkan.
— Pada kubis tunas (Argalingga), apabila tanaman berbunga, daun-daunnya dikumpulkan dan diikat menjadi satu, supaya cepat membentuk telur (krop).
— Pada kubis bunga, daun daunnya ditutupkan pada bunganya, supaya warnanya putih.
— Pekerjaan tersebut diatas tidak perlu dilakukan pada kubis telur.
— Jangan menyemprot tanaman dengan insektisida 2 minggu sebelum panen, karena bisa membahayakan kesehatan konsumen.

V. PEMBERANTASAN HAMA DAN PENYAKIT

Hama-hama yang berbahaya :

1. Ulat kubis (Plutella maculipennis) merusak daging daun. Disemprot dengan Diazinon (Basudin) atau Phosvel 300 ec dengan dosis 2 cc/liter air.
Penyemprotan dilakukan seminggu sekali dan seringkali dimusim hujan.
2. Ulat kubis (Crocidolomia binnotalis) menyerang daun muda, terutama telurnya (krop). Disemprot dengan Diazinon (Basudin), atau Hostation 50 Ec dengan dosis 1-3 cc/liter air.

Penyakit-penyakit yang berbahaya :

1. Penyakit busuk hitam (Xanthomonas campestris). Daun-daun menjadi kuning berbentuk V. Belum dapat diberantas. Gunakan varitas yang tahan.
2. Penyakit busuk lunak (Erwinia carotovorus) Batang kubis dan krop tiba-tiba busuk. Belum dapat diberantas.
3. Penyakit busuk akar (Rhizoctonia sp.). Menyerang bibit dipesemaian. Bibit menjadi layu. Semprotlah dengan bubur Bordeaux atau Dithane M-45 dengan dosis 2 gram/liter air. Tanah pesemaian sebelumnya harus disterilkan dengan larutan formalin 4%, sebanyak 10 liter tiap meter persegi. Sterilisasi dilakukan 2 minggu sebelum tanam.

HASIL PANEN

— Kubis dipungut setelah berkrop padat, pada umur 3 — 4 bulan.
— Bila tumbuhnya baik dapat menghasilkan 100 — 400 kwintal/hektar :
a. Hasil kubis telur 300 - 400 kwintal per hektar.
b. Kubis stek 100 — 150 kwintal per hektar.
c. Kubis bunga 50 — 70 kwintal per hektar.

Beberapa Kelebihan Payudara (Susu) Wanita

Free Image Hosting by FreeImageHosting.net
Berikut ini beberapa kelebihan dari payudara (susu) wanita:
  1. Isi ulang otomatis
  2. Tidak akan pernah basi
  3. Kemasan menarik dan elastis
  4. Di remas-remas tidak pecah
  5. Tidak tumpah waktu dibuka, dibolak-balik juga gak akan tumpah
  6. Tanpa zat pewarna
  7. Langsung ada sedotan
  8. Tidak mengandung formalin atau zat-zat yang berbahaya lainnya. Alami 100% Gan!
  9. Mudah di bawa dan praktis (Kalo ceweknya mau)
  10. Punya stok cadangan. Kalo yang kiri abis tinggal pindah ke kanan. Hi hi hi...
  11. Multi fungsi alias gak cuma bisa di minum, di apain aja masih tetep uenak tenan
  12. Cocok untuk segala usia. Dari bayi sampe manula...
  13. Kualitas di akui seluruh dunia (ASI aslinya GAN!)
  14. Kalo ada lagi tambahin gan via di kotak komentar
source: http://www.ceritamalam.com/2010/04/inilah-13-kelebihan-susu-wanita.html

Payudara Rela Diremas Untuk Galang Dana

Saweran Unik Dengan Meremas Payudara di Jepang dimaksudkan tak lain demi penggalangan dana untuk AIDS. nah prosedurnya si donatur boleh Peras payudara para model atau bisa disebut SPG sepuasnya. Beginilah aksi untuk mendapatkan uang banyak dalam waktu sekejap, mereka rela payudaranya diremas - remas calon donatur, wew, siapa yg gak mau jadi donatur coba! Tapi mudah-mudahan di indonesia gak ada yang kayak ginian?
  

Sumber : http://kask.us/4308757

Bahaya Tidur Dengan Lampu Menyala

Tidur merupakan kebutuhan alami tubuh yang musti di penuhi. Dengan tidur metabolisme tubuh kita akan ditata kembali. Dengan tidur yang berkualitas sel-sel dalam tubuh kita akan melakukan regenerasi untuk mengganti sel-sel tubuh yang mati. Namun demikian banyak dari kita yang belum memperhatikan cara tidur yang baik. Ada sebagian orang yang merasa tidak nyaman, atau bahkan tidak dapat tidur pada kondisi gelap gulita. Padahal tidur dalam kondisi lampu menyala dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit. Dari berbagai penelitian diketahui bahwa anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia.

Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin. Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan bahwa“Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”. Dari hasil penelitian diketahui bahwa jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia yang diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur. Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Oleh karena itu, para orang tua disarankan untuk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.

Sumber :  http://semua-nyata.blogspot.com/2010/07/bahaya-tidur-dengan-lampu-menyala.html

Rabu, 28 Juli 2010

Pedoman Singkat Bercocok Tanam Cabe

I. VARITAS.

1.    Cabe merah (Capsicum annuum L. var. iongum L. Sendt)

Buah panjang dan runcing. Warna buah muda hijau, setelah tua berwarna merah. Rasanya manis dan agak pedas. Misalnya: Varitas

-Varitas Cirebon, Solok dan Irian.

2.    Cabe bulat (Capsicum annuum L. var. breviata Finger Ruth).

Disebut juga cabe udel atau cabe domba. Buah pendek dan tumpul ujungnya. Buah muda berwarna putih, dan berubah menjadi merah apabila telah tua. Rasanya tidak pedas dan terlalu manis. Misalnya: paprika, cabe manis Canape New (Jepang).

3.    Cabe rawit/jemprit (Capsicum frutescens L.).

Buah muda hijau warnanya, setelah tua berwarna merah. Rasanya pedas sekali dan sangat merangsang

4. Cabe cengek.

Buah muda putih warnanya, buah tua berwarna merah kuning. Rasanya pedas sekali tapi kurang dari cabe rawit.

II. BERCOCOK TANAM

— Sebarkanlah biji cabe diatas pesemaian dengan jarak 5—10 cm. Pesemaian sebelumnya telah diberi pupuk kandang secukupnya.
— Tanah yang akan ditanami dicangkul dan dibuat lubang-lubang tanaman. Jarak antara lubang tanaman 50 - 60 cm dan jarak antara barisan lubang tanaman, 60 - 70 cm, tergantung dari varitas yang akan di tanam.
—Sebelum ditanami tiap lubang tanaman diberi pupuk kandang sebanyak 0,5 kg. Untuk 1 hektar pertanaman dibutuhkan ± 15 ton pupuk kandang.
- Bibit dipindahkan ke pertanaman setelah berumur 1 — 1,5 bulan (tinggi bibit 10 — 15cm). Tanah ditekan kebawah menyudut kearah akar bibit sewaktu menanamnya.

III. PEMUPUKAN

a. Dosis pupuk.

- Untuk setiap pohon dibutuhkan pupuk Urea. Pusri = 3,5 gram/pohon, pupuk TSP = 3,5 gram/pohon, pupuk KCL = 3 gram/pohon.

Catatan: 2 gram = ± V2 sendok teh, Untuk setiap Ha diperlukan ± 100 kg Urea, Pusri ± 100 kg, TSP ± 100 kg KCL

Waktu pemupukan

Pemupukan dilaksanakan setelah Cabe berumur 2 bulan. Sebaiknya pemupukan dilakukan bersamaan dengan waktu penyiangan dan pembumbunan tanaman.

Cara pemupukan.

— Buatlah lobang pupuk disekeliling tanaman dengan jarak 5-10 cm dari tanaman dan dalamnya 3-5 cm.
— Semua pupuk Urea Pusri, TSP dan KCL di masukkan kedalam lobang pupuk tersebut dan kemudian ditutup kembali dengan tanah

IV. PEMBERANTASAN HAMA DAN PENYAKIT

—    Hama cabe yang penting ialah :

Ulat buah (Dacus ferrugineus), kutu daun dan tungau. Untuk pemberantasan kutu dan tungau, tanaman disemprot dengan Phosvel 300 Ec & Agrothion 50 Ec dengan dosis 2 cc per liter air. Dan untuk pemberantasan lalat buah, tanaman disemprot dengan Basudin 60 Ec & Lebaycide 50 Ec dengan dosis 2 cc per liter air.

—    Penyakit yang menyerang tanaman cabe adalah :
1.    Busuk buah (Colletrotrichum nigrum)
2.    Gugur daun (Oidium sp).
3.    Busuk daun (Phytophthora capsici)
Penyakit-penyakit tersebut dapat diberantas/ disemprot dengan Dithane M-45 atau Antracol dengan dosis 2 gram/liter air.
4.    Virus daun keriting atau mosaik. Belum dapat diberantas. Tanaman yang sakit di cabut, kemudian dibakar ditempat tertentu.

HASIL PANEN

—    Setelah tanaman berumur 3 — 4 bulan panen dapat dimulai. Panenan dapat berlangsung selama 6 — 8 bulan.
—    Hasil ±15 — 30 kwintal/Ha tergantung varitas yang ditanam.
—    Cabe yang akan dipak untuk dikirim jauh, jangan dicuci karena akan mudah busuk.

Pulau Terkecil Di Dunia

Kalimantan Barat merupakan daerah dengan beragam objek wisata yang mempesona. Mulai dari Tugu Khatulistiwa dan Sungai Kapuasnya yang tersohor, pantai-pantainya yang tak kalah indah, hingga beragam panorama alamnya yang belum terjamah. Belum lagi kekhasan budaya dari masyarakat setempat.


Salah satu di antara berbagai objek wisata yang ada di Kalimantan Barat, ada satu yang sangat unik dan pastinya hanya ada di Kalimantan Barat saja. Ialah pulau Simping. Pulau yang dahulunya dikenal dengan nama pulau Kelapa Dua ini terletak di Teluk Mak Jantu', tepatnya berada di kawasan Sinka Island Park, Singkawang.


Yang menjadikan Pulau ini sangat unik adalah keberadaannya yang ternyata merupakan 'PULAU TERKECIL DI DUNIA'. Rekor ini sendiri sudah dicatat oleh PBB, sehingga keberadaannya sebagai pulau terkecil sudah diakui oleh dunia internasional. Hmm, unik bukan?



Pulau ini merupakan daratan yang tediri dari pasir dan bebatuan yang ditumbuhi beberapa pohon di atasnya. Di sana juga terdapat semacam klenteng kecil tempat warga tiong hoa setempat biasa sembahyang. Di pulau mungil ini juga tersedia suguhan pemandangan pantai, laut, dan perbukitan yang apik mengelilinginya. Tak heran jika pulau ini hampir tak pernah sepi pengunjung.


Lokasi objek wisata ini cukup mudah dijangkau. Dari kota Pontianak hingga ke Sinka Island Park sendiri memakan waktu sekitar 3-4 jam perjalanan. Untuk dapat menyeberang ke pulau ini tidaklah sulit karena sudah ada jembatan yang menghubungkannya ke pantai, sehingga anda bisa mencapainya dengan berjalan kaki saja. Tertarik untuk berkunjung ?

Sumber: kaskus.us

Selasa, 27 Juli 2010

Pengeringan Kopra Dengan Udara Panas

I. Pendahuluan

Mutu kopra yang dihasilkan dipengaruhi oleh mutu buah dan proses pembuatannya. Proses ini berlangsung mulai dari pengupasan buah sampai pengeringan daging selesai.

Meskipun buah yang dikoprakan memenuhi persyaratan yang diminta, tetapi tidak jarang kopra yang dihasilkan bermutu rendah sekali akibat dari cara pembuatannya yang kurang baik ataupun terjadi kesalahan di dalam proses pengeringannya.

Kadar air kopra dan warna merupakan faktor yang ikut menentukan kwalitas di antara beberapa faktor lainnya seperti kadar asam lemak bebas, kekerasan, bau dan lainnya.

Kadar air tertinggi yang diperkenankan dari kopra yang bermutu baik adalah 6 %. Kadar air diatas 6 % akan mendorong pertumbuhan jamur yang merusakkan kopra.

Kadar asam lemak bebasnya tidak lebih dari 5%. Warna yang diingini adalah putih, bebas dari kotoran antara lain tanah yang menempel pada waktu buah dibelah dan asap selama pengeringan di rumah pengasapan. Tanah yang menempel pada daging dapat dihindari bilamana tempat pembelahan buah dialas dengan plastik atau lainnya. Asap yang menempel dapat dicegah bilamana pengeringannya tidak dilakukan sebagaimana lazim dilakukan di rumah pengasapan (kiln).

Ada 3 cara pengeringan adalah : penjemuran, penggarangan/pengasapan dan pengeringan dengan udara panas.

Cara pertama menghasilkan kopra yang bermutu tinggi bilamana cuaca baik. Penggarangan/pengasapan menghasilkan kopra yang berwarna coklat sampai kehitaman. Mutu kopra yang dihasilkan dengan udara panas sama dengan kopra yang dijemur dan pembuatannya tidak tergantung kepada keadaan cuaca.

Sudah banyak macam alat/mesin yang menggunakan sistim ini, tetapi karena harga maupun biaya eksploitasinya masih diluar kemampuan para petani umumnya, sehingga pemakaian dikalangan mereka masih terbatas sekali.

Alat yang dibuat ini dicoba mengkonstruksinya dari bahan yang murah dan mudah diperoleh serta pemakaiannya mudah dan murah pula.

II. Konstruksi Alat

Bagan konstruksinya tertera pada gambar 1,2,3 dan 4. Alat ini mempunyai 4 bagian utama ialah dapur dan ruang pemanasan, ruang pengeringan, saluran pemasukkan udara dingin dan saluran udara lembab atau uap air.

a. Dapur dan ruang pemanasan.

Terletak di dalam lubang yang digali dengan ukuran panjang 6 meter lebar 1,85 meter dan tinggi, 1,10 meter.

Tempat dimana alat pengeringan ini didirikan hendaknya ditempat yang lebih tinggi dari sekitarnya untuk menghindari air hujan mengalir ke dalam lubang.

Keempat dinding lubang diperkuat dengan tembok atau bahan lainnya seperti seng drum agar tanah tidak longsor. Lantainya cukup dari tanah saja.

Dapur dan ruang pemanasan dibuat dari 4 buah drum a' 200 liter yang disambung dengan las membentuk suatu terowongan. Salah satu ujung digunakan sebagai dapur dan ujung lainnya disambung dengan cerobong untuk mengeluarkan asap. Dapur mempunyai pintu seng yang dilubangi sebanyak 6-8 buah masing masing bergaris tengah 5 centimeter.

Panjang dapur dan ruang pemanasan 3,5 meter dan tinggi cerobong 3,5 meter.

Drum diletakkan membujur ditengah dasar lubang agak dimiringkan ke atas hingga dapur lebih rendah 20 centimeter dari ujung lainnya.

Bagian depan lubang dimana dapur berada dipisahkan dengan bagian lainnya dimana drum/ ruang pamanas terletak dengan dinding. Dinding pemisah dapat diangkat dan dipasang kembali atau mempunyai pintu untuk orang yang memperbaiki drum dan membersihkan ruangan dalam dari benda-benda yang dapat terbakar yang jatuh ke dalam lubang tersebut, antara lain potongan kopra.

Lubang bagian depan dimana dapur berada berukuran panjang 2,5 meter untuk tempat penyimpanan bahan bakar seperti sabut, tempurung dan untuk orang yang melakukan pengapian.

b. Ruang pengeringan

Bagian ini merupakan suatu kamar yang tertutup rapat dibangun langsung di atas ruang pemanasan. Dindingnya dibuat dari bahan yang mengisolasi panas misalnya kayu.

Alas ruang pengeringan yang berbatasan dengan lubang ruang pemanasan berupa terali besi yang mata terali berukuran 10 X 10 centimeter. Terali ini harus cukup kuat sanggup menahan beban belahan buah kelapa segar yang pertama kali dikeringkan dengan orang yang menyusunya.

Ruang pengeringan berukuran 350 x 180 centimeter dan tinggi 180 centimeter yang dibagi atas 4 bagian berjajar, satu dengan lainnya tidak dipisahkan dengan dinding. Tiap bagian mempunyai 6 rak yang berjarak 15 centimeter. Rak teratas 20 centimeter dibawah atap ruangan an rak terbawah 90 centimeter terali. Tiap rak mempunyai 2 laci yang berukuran 80 x 80 centimeter. Laci-laci ini dapat dengan mudah ditarik ke luar dan disorong ke dalam melalui pintu di tiap bagian ruangan yang terdapat dikedua sisi ruangan pengeringan. Pintu ini juga terbuat dari bahan yang bersifat pengisolasi panas. Alas laci dibuat dari kawat harmonika.

Di sekitar drum yang panas, udara bergerak naik karena suhunya menjadi lebih tinggi oleh pancaran panas drum pemanas. Aliran ke atas menjadi lebih lancar bilamana ada udara yang mendesaknya dari bawah yakni udara dingin yang berasal dari luar. Oleh pancaran panas drum, suhunya naik dan udara bergerak ke atas pula. Demikian seterusnya proses ini berjalan.

Saluran bermuara di kedua sisi sebelah bawah dari drum. Ujung lainnya terdapat di luar ruangan pengeringan (berfungsi sebagai ventilase). Untuk tiap bagian ruangan terdapat sepasang saluran yang makin jauh dari dapur, garis tengahnya berukuran lebih sempit. Keempat pasang saluran bergaris tengah masing masing 15, 12 1/2, 10 dan 7 1/2 centimeter. Saluran dibuat dari pipa, tanah atau seng.

c. Saluran udara lembab/uap air

Udara lembab atau uap air sebagai hasil penguapan air daging kelapa perlu dieluarkan. Bila ada ventilase atau ventilasinya tidak cukup lebar maka dapat terjadi pengembunan air di dalam ruang pengeringan. Lebar ventilasi dapat diatur sesuai dengan keperluan.

Tiap bagian mempunyai 3 ventilasi berukuran 10 x 90 centimeter yang terdapat berjajar di atap ruangan pengeringan (ridge-ventilation).

III. Cara Menggunakan Alat

a.    Memanaskan ruang pengeringan

Sementara biji-biji kelapa (buah yang sabutnya di kupas) dibelah dan dibuang airnya, pengapian sudah dimulai, bahan bakarnya adalah yang mudah diperoleh di kebun seperti sabut, tempurung, pelepah kelapa, kayu dan sebagainya.    .

Api dinyalakan 1/2 - 1 jam sebelum kelapa dimasukkan ke dalam ruang pengeringan. Pemanasan awal ini dilakukan agar pada saat belahan kelapa dimasukkan, suhu di dalam ruang pengeringan sudah cukup panas lk. 70 derajat Celcius. Ventilasi dibuka, suhu turun dan dipertahankan pada 50 - 55 derajat Celcius. Pada pemanasan awal ventilasi dalam keadaan tertutup.

Pengeringan sebaiknya dilakukan terus menerus dengan suhu tetap pada 50 - 55 derajat Celcius. Usahakan suhu tidak melewat 55 derajat Celcius, agar kopra yang dihasilkan tidak hangus.

Penambahan bahan bakar dilakukan tiap 45 - 60 menit dengan campuran sabut 1 karung (lk. 10 -12 kg) dan tempurung 10 belahan (lk. 1 kg) atau ranting kayu bakar lk.1 kg. Pemanasan awal memerlukan takaran bahan bakar yang lebih banyak kira kira 2 kali atau 2 - 3 karung sabut dan 20 - 25 belahan tempurung.

Sabut dan tempurung disusun merata di dalam drum dapur jangan menyumbat terowongan agar api dapat menyala baik dan berlangsung cukup lama. Penambahan dilakukan sebelum bahan bakar terbakar habis.

b.    Menyusun belahan kelapa dan cara pengeringanya.

Belahan-belahan kelapa yang mirip mangkok dimasukkan ke dalam ruang pengeringan disusun di atas terali sampai tiga lapis mangkok.

Mangkok diletakkan berdiri agak sedikit telungkup berderet ke belakang dan bidang cekungnya (dagingnya) dihadapkan ke dapur. Antara barisan diberi jarak cukup (lk. 5 cm), agar mangkok yang diletakkan di atasnya mendapat aliran udara panas yang baik (gambar 5).


Setelah 24 jam mangkok dikeluarkan dari ruangan untuk dicukil dagingnya. Kopra ini masih mengandung air lk. 13 % (lihat grafik), masih perlu dikeringkan lagi sampai kadar airnya turun menjadi 6 % atau kurang .

Setelah dicukil kopra seperti mangkok dibelah menjadi empat bagian, lalu dimasukkan lagi ke dalam laci.

Rak mampu memuat kopra 2 kali jumlah belahan buah kelapa yang dikeringkan. Maka pada waktu mengeringkan kopra yang dilaci, ruangan bawah yang kosong dapat diisi lagi dengan belahan segar. Seterusnya tiap priode 24 jam dilakukan pemindahan kopra dari rak satu ke rak di atasnya dan memasukkan kelapa segar baru lagi.
Karena suhu ditiap bagian ruangan tidak sama (bagian dekat dapur lebih panas dari yang lebih jauh). Maka agar kopra mendapat jumlah pemanasan yang kira kira sama, supaya pemindahan kopra dilakukan di samping dari ruangan bawah/rak ke rak di atasnya juga dari bagian satu ke bagian lainnya seperti bagian terdepan ke bagian yang paling belakang dan antara kedua bagian yang di tengah



 Daftar 1: Jadwal Kegiatan Pengopraan

Hari
Hari
hari
Kegiatan
pertama
kedua
ketiga :
1. Menyediakan



bahan bakar
X


2. Mengupas sabut



3. Membelah biji
X


kelapa menjadi



2 mangkok kelapa *)

X

4. Mengadakan pe



ngapian untuk



memanaskan ru

X

ang pemanas



5. Menyusun mang



kok kelapa di atas terali

X

6. Mengupas sabut

X

7. Mencukil kopra



dari tempurung



dan memasukkan

X

lagi kedalam ru



angan pemanasan



8. Kegiatan-kegiatan



yang sama nomor



1-7




*). Mangkok kelapa adalah belahan kelapa yang terdiri dari tempurung dan daging

Dengan teknik pengolahan seperti dia tas, maka kadar air kopra rata-rata 6 % atau kurang., dihasilkan dalam tempo 64 jam pengeringan atau lebih (daftar l . Kadar asam lemak bebas nya rendah (l%) memenuhi persyaratan Balai penelitian kimia.

c. Pembersihan dapur dan pemeriksaan alat

Abu sisa pembakaran perlu dikeluarkan agar dapur bersih sehingga pengapian berjalan lancar. Dapur dibersihkan tiap 72 jam.

Pemeriksaan terutama dilakukan terhadap drum dan benda-benda yang dapat terbakar seperti potongan kopra yang jatuh ke dalam lubang.

Kerusakan pada drum supaya cepat diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

IV. Kegiatan Harian

Buah kelapa lebih dahulu dikupas sabutnya sebelum dibelah. Ini dipandang lebih baik dari pada buah yang langsung dibelah, sebab cara yang akhir ini memerlukan ruangan yang lebih luas dan jumlah panas yang lebih tinggi karena sabut yang basah ikut dikeringkan.

Pengupasan dilakukan sehari sebelum belahan dikeringkan. Jumlah buah yang dikupas disesuaikan dengan kapasitias ruangan lk. 1000 butir atau tiap bagian ruangan lk. 250 butir. Pada hari yang sama kegiatan lainnya menyediakan bahan bakar membersihkan dan memeriksa alat. Pengapian , pembelahan kelapa dan memasukan ke dalam ruangan pengeringan pada keesokan harinya (lihat Jadwal Kegiatan Pengopraan )

V. Kapasitas Alat

Tergantung dari pada ukuran buah, alat ini untuk satu kali pengeringan menghasilkan 250 - 300 kilogram kopra. Dengan perhitungan 25 hari kerja dalam sebulan, diperkirakan dalam setahun dapat mengeringkan 690 - 830 kwintal atau lk.76 ton kopra.

Maka bila mana angka produksi kopra pada masa sekarang 0,8 ton/tahun/Ha, setiap alat ini mempu melayani pertambahan lk.95 hektar.

Sumber : Lembaga Penelitian Tanaman Industri Bogor


Daftar 2. KADAR AIR KOPRA DARI 15 CONTOH TIAP 8 JAM PENGERINGAN (Dalam persen)

Lama pengeringan (jam)

Nomor contoh
0
8
16
24
32
40
48
56
64
1
55.65
47.12
28.27
17.24
6.53
6.32
6.09
5.68
5.40
2
53.77
38.66
21.33
14.08
11.30
7.64
6.95
5.91
6.00
3
55.74
46.13
28.14
16.88
8.05
7.27
6.46
6.29
6.00
4
53.60
34.73
21.19
13.54
12.02
6.98
6.46
6.52
5.74
5
55.04
46.40
27.38
16.98
7.27
6.87
6.43
5.71
5.54
6
56.62
47.11
28.28
16.69
6.29
5.77
5.51
5.17
4.91
7
55.08
40.97
22.53
13.52
6.63
6.38
5.51
5.34
4.88
8
53.23
43.44
25.63
13.84
6.00
6.49
6.09
4.96
4.85
9
56.09
39.18
20.37
11.81
8.45
6.84
6.32
5.86
5.43
10
50.30
42.21
25.75
15.71
5.31
5.01
5.43
4.71
4.16
11
53.57
37.31
20.59
13.06
6.72
6.00
5.57
5.25
5.35
12
54.20
39.03
23.42
12.55
7.18
6.17
5.45
5.02
5.30
13
53.28
37.62
20.31
11.98
7.01
6.03
5.34
5.05
5.43
14
51.80
34.68
18.03
9.48
7.35
6.63
6.03
5.91
5.34
15
52.07
36.73
19.10
11.74
6.63
5.77
4.94
5.95
4.89
Rata-rata
54.02
40.75
23.35
13.25
7.51
6.41
5.95
5.55
5.21
Catatan: setiap contoh diambil 10 mangkok daging kelapa.