Senin, 06 September 2010

SPLINTER - Teror Maut Makhluk Ganas

Seth Belzer (Paulo Costanzo) dan Polly Watt (Jill Wagner) hanya ingin menghabiskan liburan kali ini berdua saja. Apa lagi yang lebih romantis ketimbang berkemah di area terpencil? Sayangnya ide romantis kali ini harus berujung kekacauan yang disebabkan oleh makhluk ganas yang bisa menginfeksi mayat.

Saat secara tak sengaja Seth membuat tenda mereka rusak, tak ada pilihan lain buat pasangan muda ini selain mencari motel terdekat. Saat dalam perjalanan mencari motel ini lah Seth dan Polly bertemu dua pasangan lain yang bertolak belakang dengan mereka berdua. Dennis Farell (Shea Whigham) dan Lacey Belisle (Rachel Kerbs) adalah pasangan yang suka mencari masalah.

Berusaha meloloskan diri dari polisi, mobil Dennis dan Lacey mengalami kerusakan. Melihat mobil Seth dan Polly, muncul niat jahat di benak Dennis dan Lacey. Mereka lantas membajak mobil Seth dan Polly untuk mereka pakai melarikan diri. Awalnya, Seth dan Polly menganggap Dennis dan Lacey adalah mimpi buruk mereka namun itu belum seberapa karena mereka berempat akan segera berhadapan dengan mimpi yang jauh lebih buruk.

Sebuah SPBU di dekat tempat mereka ternyata telah diserang makhluk aneh yang mampu menginfeksi mayat dan menghidupkannya untuk kemudian berkembang biak. Saat dua pasang kekasih ini terjebak, tak ada pilihan selain bersatu dan berusaha dengan segala cara untuk meloloskan diri dari makhluk ganas ini.

Saat melihat judul dan poster film ini, yang pertama terlintas di benak memang B movie, dan itu sama sekali tak salah. SPLINTER adalah B movie yang layak dapat acungan jempol. Meski masih menggunakan formula lama namun Toby Wilkins, sang sutradara, sepertinya cukup jeli dalam mengeksekusi formula ini sampai jadi sebuah tontonan yang siap disajikan di gedung bioskop.

Kisahnya memang sederhana. Sama sederhananya dengan setumpuk film horor produksi Hollywood yang biasanya langsung dipaket sebagai DVD. Mungkin karena banyaknya film horor yang tak berkualitas pula kita kadang menganggap semua film horor tak bisa dinikmati. Toby menyangkalnya dengan SPLINTER ini. Sebagai sebuah film horor, SPLINTER layak mendapat aplus. Bukan karena naskah yang brilian, akting kelas A, atau ide dasar yang fenomenal seperti AVATAR. SPLINTER layak dapat pujian karena mampu mengolah bumbu yang sudah ada sejak dulu menjadi ramuan suspense yang menegangkan.

Salah satu kuncinya adalah timing yang pas. Toby tak mau mengobral sang monster terlalu sering sehingga rasa penasaran yang menggumpal itu jadi meledak saat makhluk ganas ini muncul. Bukan berarti bahwa para aktor dan aktris yang bermain dalam film ini tak layak dapat credit. Mereka bermain cukup bagus meski mungkin pujian ini tak akan menghasilkan Osar buat mereka. Paling tidak mereka terlihat cukup natural dalam beraksi sehingga penonton bisa lebih merasakan keterlibatan dengan karakter yang mereka perankan.

Genre               :    Horror
Release Date    :    October 31, 2008
Director            :    Toby Wilkins
Script                :    Kai Barry, Ian Shorr, Toby Wilkins
Producer           :    Ted Kroeber, Kai Barry
Distributor         :    Magnolia Pictures
Duration            :    94 minutes
Budget              :    -
Official Site       :    www.splinterfilm.com
Pemain              :    Shea Whigham, Paulo Costanzo, Jill Wagner, Rachel Kerbs

Sumber : http://www.kapanlagi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar