Kamis, 05 Agustus 2010

The Settlers 7: Paths to a Kingdom, Game Dengan Keindahan Alam

Pepohonan yang melambai seiring tiupan angin dan penduduk yang berlalu-lalang menjalani kesibukannya akan menemani Anda dalam game yang indah ini.

Pernyataan di atas bukan hanya membesar-besarkan kualitas  tampilan game ini. Hal yang langsung terlintas di benak Anda ketika memainkan game ini adalah kedamaian alam yang dihiasi hijaunya dedaunan dan sungai yang mengalir jernih. Seri game The Settlers memang telah dikenal sebagai game simulasi memba­ngun pemukiman yang jempolan dan tampilannya yang terasa hidup. Namun, pada game ini, tingkat keindahan tampilannya melompat jauh dibandingkan seri sebelumnya!

Keindahan tampilan tersebut memang sebuah feature yang sangat menarik dari game ini. Namun, bukan berarti hanya itu keunggulan game ini. Bentuk permainan simulasi membangun pemukiman yang rumit dan penuh de­ngan tantangan akan Anda temui di dalamnya. Bila pernah memainkan seri game The Settlers sebelumnya, tentu Anda mengetahui betapa rumitnya pengaturan ekonomi yang berdasarkan pada persediaan dan meme­nuhi permintaan penduduk yang seakan-akan tidak ada habisnya. Untungnya, pada game ini, pengaturan ekonomi yang rumit tersebut lebih dipermudah dengan banyaknya bantuan yang disediakan. Pola dasar permainan dalam game ini adalah pengadaan bahan baku dan mengolahnya menjadi bahan jadi. Bahan dasar yang paling penting dalam game ini adalah peralatan (tool),papan kayu (plank), dan batu (stone). Ketiga bahan baku tersebut berguna untuk membangun semua fasilitas yang ada di dalam game ini. Batu termasuk mudah didapatkan. Cukup membangun tambang batu dan persedia­an Anda akan terpenuhi. Namun, tidak demikian halnya dengan plank dan tool. Anda harus melalui proses penebangan kayu dan memprosesnya menjadi papan kayu. Begitu juga dengan tool yang lebih rumit lagi prosesnya. Hal itu adalah contoh proses pengolahan bahan yang akan Anda temui dalam game ini. Jenis bahan baku dan bahan jadi yang dapat Anda proses banyak sekali jenisnya.
Fasilitas yang dapat Anda bangun dalam game ini agak berbeda dengan seri The Settlers sebelumnya. Dulu, Anda hanya membangun fasilitas penebangan kayu untuk mendapatkan kayu dan membangun fasilitas lain untuk memprosesnya. Kini, Anda hanya cukup membangun sebuah fasilitas, misalnya Lodge, dan membangun bangunan ekstensi yang terhubung dengan Lodge tersebut. Bila Anda ingin membuat papan kayu, Anda cukup memba­ngun Lodge dekat dengan hutan, membangun ekstensi Woodcutter untuk menebang hutan, dan membangun ekstensi Sawmill untuk memproses kayu menjadi papan kayu dari Lodge yang sama. Biasanya, sebuah bangunan memiliki tiga slot ekstensi yang dapat diisi fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Pola membangun yang baru ini walaupun terlihat rumit, sebenarnya justru mempermudah pengaturan untuk membangun sebuah pemukiman yang ingin Anda buat. Jenis ekstensi yang ber­hubungan­ biasanya berada pada fasilitas yang sama. Sekarang, Anda akan berhadapan dengan feature yang lebih rumit lagi, yaitu prestige dan research.
Prestige bisa Anda dapatkan dengan membangun ornamen yang menghiasi kerajaan Anda. Biasanya ornamen tersebut berbentuk bangku taman, air mancur, dan patung. Poin prestige yang Anda dapatkan dapat ditukar dengan jenis fasilitas baru, seperti gereja, constructor, dan stronghold. Selain itu, Anda dapat membuka opsi untuk meng-upgrade bangunan dengan menggunakan poin prestige.
Lalu bagaimana dengan research? Cukup sewa pendeta dari gereja dan pilih penelitian yang Anda inginkan. Cukup bayar pendeta tersebut dengan minuman dan mereka akan membantu Anda. Satu hal yang perlu Anda waspadai. Lawan Anda juga dapat memilih jenis penelitian yang sama dengan cara mengalahkan jumlah pendeta yang Anda sewa. Jadi, Anda akan berebut jenis penelitian dengan musuh Bagaimana? Seru bukan?
Spesifikasi Minimum:
Windows XP SP3, Windows Vista, Windows 7 Processor: Single Core Processor Memory: 2 GB Hard drive: 8 GB Video card: 256 MB Video Memory dengan Shader model 3.0 (NVIDIA GeForce 7900 / ATI Radeon X1900)
Sumber :  http://chip.co.id

1 komentar: