Sabtu, 28 Agustus 2010

Membuat Benih Sendiri

Di depan sudah disinggung, bahwa biji-bijian yang akan dijadikan benih harus kita istimewakan. Jagung misalnya, harus dipilih yang berukuran besar, utuh dan sehat. Dari tongkolnya haruslah diambil bagian yang di tengah saja. Bagian pangkal dan ujung, harus kita singkirkan untuk dijadikan jagung konsumsi biasa. Demikian pula dengan pepaya. Biji pepaya yang bisa dijadikan benih hanya biji yang tersimpan dalam buah di bagian tengah. Biji yang berada di bagian ujung dan pangkal buah, harus kita buang. Meskipun begitu, tidak berarti semua biji dari bagian tengah tongkol atau buah itu bisa lolos menjadi benih bermutu. Biji masih tetap harus diseleksi lagi, sampai didapat benih yang bentuk, ukuran dan warnanya seragam. Kalau buah yang akan dimakan sudah boleh dipetik sebelum masak benar (untuk selanjutnya diperam), maka buah yang akan dijadikan benih harus dibiarkan masak di pohon.

Tanaman yang buah atau bijinya akan dijadikan benih, harus kita istimewakan. Contohnya bengkuang. Kalau tanaman lain bunganya harus senantiasa kita pangkas agar bisa menghasilkan umbi yang baik mutunya, maka tanaman yang akan kita jadikan induk penghasil benih, bunganya harus kita pelihara sampai menjadi buah. Biasanya tanaman yang akan kita jadikan induk ini kita istimewakan dengan memberinya ajir (rambatan) yang cukup tinggi, sedang tanaman lain yang akan dipetik umbinya kita biarkan merayap di tanah. Pada penanaman tembakau, para petani selalu memotong pucuk tanaman yang akan menghasilkan bunga, kecuali tembakau vorstenlanden yang seluruh bunganya dibiarkan bermekaran. Tapi untuk memperoleh benih tembakau yang bermutu, mereka sengaja membiarkan beberapa tanaman yang terbaik untuk menghasilkan bunga dan buah. Sesudah mencapai umur yang dikehendaki, buah atau polong berisi benih itu dipetik. Untuk menghasilkan benih yang baik, biji-bijian dalam buah polong sebaiknya dijemur berikut polongnya. Sebaliknya biji-bijian dalam buah, sebaiknya dikupas atau dibelah dulu untuk diambil bijinya. Misalnya buah pepaya. Sesudah dipetik, segera harus dibuang bagian ujung dan pangkalnya, baru diambil bijinya yang berada di bagian tengah buah. Biji kemudian dibuang lapisan kulit luarnya yang berair, sebelum dijemur. Biji yang sudah lepas dari polong atau buahnya ini kemudian kita seleksi. Benih yang ukurannya kelewat kecil, keriput, tidak sehat, atau hampa, harus segera dibuang. Hanya benih yang bentuk dan ukuran, serta warnanya seragam sajalah yang boleh diambil untuk disimpan, atau langsung disemaikan di lahan yang akan kita tanami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar