Rabu, 28 Juli 2010

Pedoman Singkat Bercocok Tanam Cabe

I. VARITAS.

1.    Cabe merah (Capsicum annuum L. var. iongum L. Sendt)

Buah panjang dan runcing. Warna buah muda hijau, setelah tua berwarna merah. Rasanya manis dan agak pedas. Misalnya: Varitas

-Varitas Cirebon, Solok dan Irian.

2.    Cabe bulat (Capsicum annuum L. var. breviata Finger Ruth).

Disebut juga cabe udel atau cabe domba. Buah pendek dan tumpul ujungnya. Buah muda berwarna putih, dan berubah menjadi merah apabila telah tua. Rasanya tidak pedas dan terlalu manis. Misalnya: paprika, cabe manis Canape New (Jepang).

3.    Cabe rawit/jemprit (Capsicum frutescens L.).

Buah muda hijau warnanya, setelah tua berwarna merah. Rasanya pedas sekali dan sangat merangsang

4. Cabe cengek.

Buah muda putih warnanya, buah tua berwarna merah kuning. Rasanya pedas sekali tapi kurang dari cabe rawit.

II. BERCOCOK TANAM

— Sebarkanlah biji cabe diatas pesemaian dengan jarak 5—10 cm. Pesemaian sebelumnya telah diberi pupuk kandang secukupnya.
— Tanah yang akan ditanami dicangkul dan dibuat lubang-lubang tanaman. Jarak antara lubang tanaman 50 - 60 cm dan jarak antara barisan lubang tanaman, 60 - 70 cm, tergantung dari varitas yang akan di tanam.
—Sebelum ditanami tiap lubang tanaman diberi pupuk kandang sebanyak 0,5 kg. Untuk 1 hektar pertanaman dibutuhkan ± 15 ton pupuk kandang.
- Bibit dipindahkan ke pertanaman setelah berumur 1 — 1,5 bulan (tinggi bibit 10 — 15cm). Tanah ditekan kebawah menyudut kearah akar bibit sewaktu menanamnya.

III. PEMUPUKAN

a. Dosis pupuk.

- Untuk setiap pohon dibutuhkan pupuk Urea. Pusri = 3,5 gram/pohon, pupuk TSP = 3,5 gram/pohon, pupuk KCL = 3 gram/pohon.

Catatan: 2 gram = ± V2 sendok teh, Untuk setiap Ha diperlukan ± 100 kg Urea, Pusri ± 100 kg, TSP ± 100 kg KCL

Waktu pemupukan

Pemupukan dilaksanakan setelah Cabe berumur 2 bulan. Sebaiknya pemupukan dilakukan bersamaan dengan waktu penyiangan dan pembumbunan tanaman.

Cara pemupukan.

— Buatlah lobang pupuk disekeliling tanaman dengan jarak 5-10 cm dari tanaman dan dalamnya 3-5 cm.
— Semua pupuk Urea Pusri, TSP dan KCL di masukkan kedalam lobang pupuk tersebut dan kemudian ditutup kembali dengan tanah

IV. PEMBERANTASAN HAMA DAN PENYAKIT

—    Hama cabe yang penting ialah :

Ulat buah (Dacus ferrugineus), kutu daun dan tungau. Untuk pemberantasan kutu dan tungau, tanaman disemprot dengan Phosvel 300 Ec & Agrothion 50 Ec dengan dosis 2 cc per liter air. Dan untuk pemberantasan lalat buah, tanaman disemprot dengan Basudin 60 Ec & Lebaycide 50 Ec dengan dosis 2 cc per liter air.

—    Penyakit yang menyerang tanaman cabe adalah :
1.    Busuk buah (Colletrotrichum nigrum)
2.    Gugur daun (Oidium sp).
3.    Busuk daun (Phytophthora capsici)
Penyakit-penyakit tersebut dapat diberantas/ disemprot dengan Dithane M-45 atau Antracol dengan dosis 2 gram/liter air.
4.    Virus daun keriting atau mosaik. Belum dapat diberantas. Tanaman yang sakit di cabut, kemudian dibakar ditempat tertentu.

HASIL PANEN

—    Setelah tanaman berumur 3 — 4 bulan panen dapat dimulai. Panenan dapat berlangsung selama 6 — 8 bulan.
—    Hasil ±15 — 30 kwintal/Ha tergantung varitas yang ditanam.
—    Cabe yang akan dipak untuk dikirim jauh, jangan dicuci karena akan mudah busuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar