Sabtu, 17 Juli 2010

Arti dan Fungsi Museum

Arti Museum hanya dapat dipahami karena fungsinya dan karena kegiatan-kegiatannya. Dan zaman ke zaman fungsi museum mengalami perubahan-perubahan.
Menurut Drs. Moh. Amir Sutaarga dalam bukunya yang berjudul: “Pedoman Penyelenggaraan dan Pengelolaan Museum”, arti museum itu tetap mengingatkan kita kepada kuil di jaman Yunani klasik tempat persembahyangan dan pemujaan ke 9 dewi Muze, lambang-lambang pelbagai cabang ilmu dan kesenian. Ke 9 dewi Muze itu sebagai anak Zeus, dewa utama dalam pantheon Yunani kiasik dijadikan lambang pelengkap pemujaan manusia terhadap agama dan ritual yang ditujukan kepada Zeus. Jadi sekalipun fungsi-fungsi museum berobah dan zaman ke zaman sesuai dengan kondisi dan situasi zamannya, tetapi hakekat pengertian museum tetap tidak berubah. Landasan ilmiah dan kesenian tetap menjiwai arti museum sarnpai sekarang.
Dalam lingkup internasional, masalah yang menyangkut pendidikan, pengetahuan dan kebudayaan ditangani oleh Unesco. Museum mempunyai peranan yang cukup penting dalam rangka kegiatan kerjasama kebudayaan. Untuk menangani berbagai hal mengenai Museum, maka didinikanlah ICOM (International Council Of Museum) yang antara lain bertujuan :
1. Membantu museum-museum.
2. Menyelenggarakan kerjasama antar museum dan antar-anggota profesi permuseuman.
3. Mendorong pentingnya peranan museum dan profesi permuseuman dalam tiap paguyuban hidup dan memajukan pengetahuan dan saling pengertian antar bangsa yang makin luas.

ICOM telah merumuskan definisi atau batasan museum sebagai suatu lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat dan perkembangannya, terbuka untuk umum, yang memperoleh, merawat, menghubungkan dan memamerkan, untuk tujuan -tujuan studi, pendidikan dan kesenangan, barang-barang pembuktian manusia dan lingkungannya.
Dan definisi atau batasan tersebut, maka:
a. Museum merupakan badan tetap, tidak mencari keuntungan dan harus terbuka untuk umum.
b. Museum merupakan lembaga yang melayani masyarakat unt√ľk kepentingan perkembangannya.
c. Museum memperoleh atau menghimpun barang-barang pembuktian tentang manusia dan lingkungannya.
d. Museum memelihara dan rnengawetkan koleksinya untuk digunakan sebagai sarana komunikasi dengan pengunjung.
e. Kegiatan-kegiatan museum di belakang layar dan kegiatan yang kelihatan oleh umum, seperti hasil penerbitan, pameran, ceramah dan peragaan kesemuanya itu adalah untuk studi, pendidikan dan kesenangan

Sedangkan fungsi museum antara lain adalah :
a. Pengumpulan dan pengamanan warisan alami dan budaya.
b. Dokumentasi dan penelitian ilmiah.
c. Konservasi dan peservasi.
d. Penyebaran dan perataan ilmu untuk umum.
e. Pengenalan dan penghayatan kesenian.
f.  Pengenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa
g. Visualisasi warisan alarn dan budaya.
h. Cermin pertumbuhan peradaban umat manusia.
i. Pembangkit rasa bertakwa dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Berdasarkan tema dan koleksinya museum dapat dikelompokkan menjadi
a. Museum seni rupa.
b. Museum arkeologi dan sejarah.
c. Museum sejarah alam dan ilmu pengetahuan alam.
d. Museum ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Museum etnografi dan antrapologi.
f.  Museum khusus.
g. Museum Regional.
h. Museum Umurn.
i.  Monumen dan Situs ejarah dan Arkeologi.
j.  Kebun binatang, kebun raya, Aquaria dan Cagar alam.
k. Museum-museum lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar